PROGRAM LAZIS-NU (Lembaga Zakat, Infaq dan Sodaqoh
Nahdlatul Ulama)
Cabang Jombang Tahun 2008-2010
KONTEKS PROGRAM
Jombang adalah
salah satu kabupaten di Indonesia. Luas wilayah
Jombang adalah 1.159,50 km², serta jumlah penduduk Jombang sampai data terakhir
di Badan Statistik berjumlah 1.161.068.
Dari sekian jumlah penduduk, jika dikategorikan menurut agama adalah: Islam
1.142.698, Protestan 13.308, Katholik 3.325, Hindu 335 dan, Budha
1.402. Menurut tingkat kesejahteraannya
penduduk miskin di Jombang sekitar 174.708 orang (sesuai dengan data BPS
Jombang terakhir). Sedangkan menurut perkiraan pengurus cabang NU Jombang
(disampaikan dalam Musykercab tahun 2008), 80% dari seluruh penduduk Jombang
yaitu sekitar 928.854 orang adalah anggota jam’iyah (serta jama’ah) Nahdlatul
Ulama.
Sebagaimana
kondisi secara keseluruhan di kabupaten dan kota di Indonesia, secara
sosial-politik pelibatan publik dalam pengambilan keputusan-keputusan penting
belum secara baik dilakukan. Keputusan politik masih hanya di dominasi oleh
elite, sehingga beberapa keputusan belum bisa berjalan dengan baik, termasuk
keputusan dalam upaya menanggulangi kemiskinan.
Meskipun begitu
kondisi sosial-budaya di masyarakat cukup baik. Hal ini berkaitan dengan
bagaimana hubungan solidaritas antar masyarakat terbina dengan baik. Kerjasama
juga bisa dijalin dengan baik, meskipun saat ini kondisi semakin lama semakin
buruk. Hal ini terutama berkaitan dengan mulai berkembangnya pandangan yang
lebih mementingkan diri sendiri daripada kepentingan masyarakat.
Sedangkan kondisi
ekonomi tidak sebaik kondisi politik dan sosial-budaya, meskipun ketiga kondisi
ini tidak bisa dipisahkan. Kondisi ekonomi di Jombang, saat ini sangat buruk,
dimana orang miskin semakin sulit mengakses sumber-sumber ekonomi, ditambah
lagi dengan beberpa kebijakan politik yang berkaitan dengan ekonomi, misalnya
kebijakan kenaikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok. Kondisi ini menambah
jumlah rakyat miskin.
Membangun
Lazis-NU adalah untuk turut serta menyelesaikan masalah ketidakadilan ekonomi,
sosial-budaya dan politik atau dengan kata lain membangun Lazis-NU adalah dalam
rangka turut menyelesaikan problem kemiskinan. Peran Lazis-NU sebagai bagian
dari NU dengan melihat jumlah warga NU di Jombang sangatlah strategis. Dimana
Lazis-NU bisa langsung menyumbang upaya pemberantasan kemiskinan dengan metode
yang lebih transformatif, tidak hanya sekedar memberikan bantuan secara
karitatif.
DESKRIPSI TUJUAN
1. Goal
“Untuk
Menciptakan Masyarakat Yang Sejahtera, Adil dan, Mandiri”
2. Tujuan Strategis
2.1.
Mewujudkan LAZIS-NU sebagai lembaga yang kuat dalam mengelola zakat, infaq
dan sodaqoh
2.2.
Memunculkan kepercayaan muzakki kepada LAZIS-NU sebagai lembaga pengelola
zakat, infaq dan sodaqoh yang terpercaya
2.3.
Terpenuhinya hak-hak mustahiq sehingga bisa lebih sejahtera
Outcome
2.1.1.
Terbangunnya sistem manejemen yang baik
2.1.2.
Tersedianya staf yang memiliki kemampuan dalam mengelola program
2.2.1.
Meningkatkanya kepercayaan muzakki kepada Lazis NU
2.3.1.
Meningkatnya kondisi ekonomi mustahiq produktif
2.3.2.
Tersalurkannya dana zakat, infaq dan shodaqoh ke mustahiq konsumtif
2.3.3.
Tersalurkannya dana zakat, infaq dan shodaqoh untuk peningkatan kapasitas